Rabu, 26 Desember 2012

Inilah 4 Posisi Terbaik Agar Cepat Hamil

posisi cepat hamil punya anak memiliki momonganInilah 4 Posisi Terbaik Agar Cepat Hamil - Selain kesehatan organ reproduksi, banyak faktor yang bisa menentukan kehamilan seseorang. Salah satunya adalah posisi bercinta. Jika Anda dan suami sedang merencanakan program untuk punya anak, ada beberapa gaya bercinta tertentu yang bisa membuat Anda cepat hamil.

Anda dan suami sebaiknya memilih posisi yang memungkinkan sperma dikeluarkan sedekat mungkin dengan serviks wanita. Hal ini terkait dengan masa hidup sperma dan sel telur.

Setelah telur dilepaskan dari ovarium (tahap ini juga dikenal dengan ovulasi), umumnya hanya bertahan selama 24 jam. Sementara sperma bisa bertahan tiga sampai lima hari dalam tubuh wanita. Oleh karena itu, jika mengharapkan terjadinya kehamilan maka sel telur harus berada sedekat mungkin dengan sperma agar bisa bertemu sebelum telur mati.

Lalu posisi apa saja yang dianjurkan untuk mewujudkan kehamilan? Hindari gaya bercinta yang melawan gravitasi seperti berdiri, duduk atau woman on top. Cobalah beberapa posisi ini, seperti yang dikutip dari Times of India.

1. Misionaris / Man-on-top
Man-on-top dipercaya sebagai posisi bercinta terbaik jika Anda ingin hamil. Hal ini karena posisi tersebut bisa menghasilkan terjadinya penetrasi sedalam mungkin sehingga semburan sperma berada sedekat mungkin ke serviks.

2. Doggy Style
Posisi pria yang melakukan penetrasi dari belakang juga direkomendasikan agar cepat mendapatkan anak. Dengan posisi doggy-style, maka ujung Mr Happy pasangan akan menghadap mulut rahim. Hal ini membuat sperma mengarah ke mulut rahim dan berenang menuju ke dalam rahim untuk mencapai sel telur.

3. Spooning
Posisi ini membantu sperma masuk lebih dekat ke leher rahim. Penetrasi yang lebih dalam juga membantu beberapa wanita yang rahimnya miring. Setelah terjadi ejakulasi, jangan langsung berbalik, pertahankan posisi ini selama 10 hingga 15 menit untuk memberi kesempatan bagi sperma berenang mencari sel telur.

4. Menaikkan Posisi Pinggul
Mungkin ini bukan termasuk gaya bercinta, tapi menaikkan pinggul saat berhubungan intim juga bisa membantu kehamilan terjadi lebih mudah. Anda bisa mengganjal pinggul dengan bantal sehingga posisi pinggul lebih tinggi dari perut dan memberikan waktu bagi sperma untuk berenang menuju sel telur.

Cara lainnya adalah dengan mengangkat kedua kaki Anda dan menahannya dengan dinding setelah melakukan hubungan seksual.
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/inilah-4-posisi-terbaik-agar-cepat-hamil.html

Rajin Bercinta dapat membantu Anda Lebih Subur

hubungan intim badan suami istri punya anak hamil memilik momongan tips dan trikRajin Bercinta dapat membantu Anda Lebih Subur - Mengapa ada pasangan yang begitu "produktif" dalam menghasilkan anak, ada pula yang begitu sulit mendapatkan kehamilan meskipun telah melakukan berbagai macam cara? Jawabannya bisa saja terkait masalah kesehatan dan kesuburan, tetapi bisa juga karena ketidaktahuan kita mengenai cara yang paling tepat untuk memungkinkan terjadinya pembuahan.

Dr Arun Ghosh, dokter umum yang berspesialisasi di bidang kesehatan seksual di Spire Liverpool Hospital, paling sering ditanya mengenai pengaruh panjang pe*is terhadap kesuburan. Sayang, menurutnya, dua hal tersebut tidak saling mempengaruhi. Yang penting adalah sesering apa Anda melakukan hubungan seks. Semakin sering Anda bercinta, semakin baik kualitas sperma pasangan Anda.

"Jika Anda sedang berusaha hamil, Anda membutuhkan sperma sesegar mungkin, bukan yang sudah berada di dalam prostat selama tiga atau empat hari," katanya.

Kita sendiri juga tidak mengalami masa subur setiap hari dalam siklus menstruasi kita. Studi dari National Institute of Environmental Health Sciences menunjukkan bahwa perempuan hanya bisa hamil dalam enam hari dari siklus bulanannya. Yaitu lima hari menjelang ovulasi, dan pada hari kita berovulasi itu sendiri.

Ovulasi terjadi 14 hari setelah mens hari pertama. Namun, hitungan ini hanya bisa tepat untuk perempuan yang memiliki siklus haid 28 hari secara konsisten. Orang dengan siklus yang konsisten pun tidak semuanya berovulasi pada waktu yang sama. Hanya dengan mengamati beberapa informasi seperti karakteristik cairan serviks atau perubahan suhu tubuh, Anda bisa memprediksi secara tepat kapan Anda akan berovulasi.'

Setelah mendapatkan perhitungan yang pas, Anda bisa melakukan hubungan s*ks dengan peluang kehamilan yang lebih besar. Oleh karena itu, jika Anda tidak mengetahui informasi ini, dan hanya berhubungan s*ks satu kali seminggu, bisa-bisa Anda melewatkan masa ovulasi tersebut. Sekali lagi, s*ks yang produktif diperlukan untuk mencapai pembuahan pada telur.

(Dari berbagai sumber)
KOMPAS.com
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/rajin-bercinta-dapat-membantu-anda.html

Ulasan Agar Cepat Hamil : Haid Tidak Teratur Tanda Gangguan Kesuburan?

haid tidak teratur cegah cara cepat hamil punya momongan anak Ulasan Agar Cepat Hamil : Haid Tidak Teratur Tanda Gangguan Kesuburan? - Haid atau menstruasi yang terjadi setiap bulan seringkali dikaitkan dengan kesuburan yang dimiliki. Tapi benarkah haid yang tidak teratur tanda adanya gangguan kesuburan?

"Patokan secara kasar bisa, tapi belum tentu juga, ada pasien saya yang haidnya tidak teratur tapi gampang hamil," ujar dr Med Damar Prasmusinto, SpOG saat dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (12/12/2012).

Dr Damar menuturkan sebenarnya haid tidak ada yang bisa reguler terus, tapi secara keseluruhan ada yang haidnya datang teratur tiap bulannya namun ada juga yang tidak teratur seperti beberapa bulan sekali.

Meski begitu kadang haid yang tidak teratur ini juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesuburan, seperti gejala dari kondisi PCOS (Polycistic Ovarium Syndrome) yaitu kondisi akibat ketidakseimbangan hormon.

"PCOS hormonnya nggak balance. Hormon FSH, LH, progesteron dan estrogen berfungsi mematangkan sel telur yang keluar tiap bulan saat ovulasi. Karena hormonnya tidak seimbang jadi sel telur nggak matang dan tidak terjadi ovulasi," ungkapnya.

PCOS merupakan kelainan endokrin terbanyak yang dialami oleh perempuan di usia reproduktif. Kelainan ini ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur dan menjadi salah satu penyebab infertilitas pada perempuan terutama di usia reproduksi.

Penyebab dari kondisi ini antara lain obesitas, resistensi insulin, gangguan sekresi hormon GnRH, gangguan enzim di ovarium dan faktor genetik. Akibatnya perempuan mengalami siklus yang tidak berovulasi, jadi terkadang bisa tidak mengalami haid selama 2-3 bulan.

Dr Damar mengungkapkan selain itu ada juga hormon-hormon yang berfungsi mempersiapkan rahim untuk hamil. Tapi lagi-lagi jika hormonnya tidak seimbang, maka rahim bisa menjadi lebih tebal atau justru lebih tipis sehingga menghambat proses penempelan embrio.

Selain masalah haid, adanya keputihan juga bisa mempengaruhi kesuburan. Hal ini karena infeksi dari keputihan bisa menyebabkan adanya peradangan atau inflamasi di dalam rahim.

"Kalau rahim ada radang maka embrio akan menjadi sulit untuk menempel di rahim sehingga bisa ganggu kesuburan," ujar dr Damar dari Dipenglihatan Departemen Kebidanan dan Kandungan FKUI-RSCM ini.

Karena itu gangguan kesuburan tidak selalu ditandai dengan terganggunya siklus menstruasi, karena ada faktor-faktor lain yang bisa menjadi pemicu atau penyebabnya. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar diketahui penyebabnya.

http://m.detik.com/health/read/2012/12/12/085821/2116123/775/
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/ulasan-agar-cepat-hamil-haid-tidak.html

Diet agar Cepat Hamil

Diet agar cepat hamil punya anak momongan Survei membuktikan, semakin lama usia wanita melahirkan anak pertamanya, ia menjadi semakin tua. Sejalan dengan itu, semakin banyak juga pasangan yang sulit memiliki anak sehingga kehamilan menjadi pokok persoalan utama dalam kehidupan rumah tangga mereka.

Begitu banyak cara dilakukan pasangan seperti ini agar bisa mendapat momongan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang tepat agar kehamilan bisa lebih mudah terjadi. Jorge E Chavarro, MD, ScD, asisten profesor di bidang Nutrisi dan Epidemiologi di Harvard School of Public Health dan penulis buku The Fertility Diet, memberikan beberapa tips berikut ini.

Dapatkan asupan protein dari sumber nabati
Menurut riset Chavarro terhadap 18.000 responden, makanan yang meningkatkan kadar insulin terlalu banyak dapat menyebabkan wanita sulit hamil. "Tidak semua protein dicerna dengan cara yang sama. Protein hewani memerlukan lebih banyak insulin untuk dapat dicerna," begitu penjelasan Chavarro. Karenanya, coba perbanyak konsumsi protein nabati, misalnya dari bahan makanan dari kacang kedelai.

Kurangi lemak trans
Lemak jenis ini banyak ditemukan pada makanan yang diolah dengan cara dipanggang dan digoreng. Lemak trans dapat meningkatkan kadar insulin. Lebih baik, perbanyak konsumsi lemak tak jenuh tunggal, seperti yang terdapat pada alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Jenis lemak ini diyakini para ahli dapat menurunkan risiko ketidaksuburan.

Hindari lonjakan gula yang berlebihan
Mengonsumsi karbohidrat yang mudah dicerna, seperti roti putih, kentang, dan gula, dapat membuat kadar gula melonjak naik sehingga produksi insulin juga menjadi terangsang. Carolyn Dean, MD, ND, salah satu penulis The Yeast Connection and Women's Health, menyatakan bahwa jenis karbohidrat seperti ini juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ragi secara berlebihan.

"Hal ini dapat mengganggu kinerja hormon yang diperlukan terhadap terjadinya kehamilan," kata Dean. Lebih lanjut, ia menganjurkan kepada pasangan yang sulit memiliki anak untuk mengurangi konsumsi gula dan tepung. "Ganti bahan itu dengan karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna dan perbanyak makanan yang kaya serat," imbuhnya lagi.
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/diet-agar-cepat-hamil.html

Hal yang Dapat Anda Lakukan agar Dapat Hamil Secara Alami

hamil secara alami cepat Hal yang Dapat Anda Lakukan agar Dapat Hamil Secara Alami - Sel telur dan sperma yang sama-sama sehat tidak akan menghasilkan kehamilan jika mereka tidak bertemu. Nah, bagaimana agar keduanya bisa bertemu? Sebaiknya hubungan s*ks dilakukan di hari ovulasi saat sel telur matang terlepas dari ovarium.

Seks juga bisa dilakukan beberapa hari sebelum ovulasi karena sperma bisa hidup selama beberapa hari di dalam saluran reproduksi perempuan. Dalam rangka mendapatkan kemampuan membuahi sel telur, sperma harus berada di saluran reproduksi wanita selama enam jam.

Lalu kapan Anda berovulasi? Hal itu bisa diketahui dengan menghitung masa subur. Nah, untuk menghitung masa subur maka kenalilah siklus menstruasi atau haid Anda.

"Karena menghitung masa subur berarti melihat masa haid. Bisa dilihat siklus menstruasi selama tiga bulan terakhir," kata Dr Ali Sungkar, SpOG, dalam perbincangan dengan detikHealth, Rabu (12/12/2012).

Dokter yang berpraktik di RSCM dan Brawijaya Woman and Children Hospital ini menjelaskan siklus haid setiap perempuan berbeda-beda, antara 21-35 hari. Jika siklus menstruasinya selalu 28 hari, lalu hitung mundur 14-16 hari, kemudian hasilnya dikurangi tiga dan ditambah tiga.

"Jadi misalnya diperoleh angka 14, maka masa suburnya sejak hari ke-11 hingga 17. Karena ada plus minus tiga hari. Dalam rentang itu tidak tahu pastinya mana yang paling subur, tapi setidaknya dalam rentang waktu itu peluang untuk hamil lebih besar," papar dr Ali.

Hanya satu sperma terbaik yang bertemu dengan sel telur sehatlah yang bisa membuahkan kehamilan. Karena itu waktu berhubungan s*ks selama masa subur bisa diatur misalnya tiga kali dalam rentang satu minggu itu, atau dilakukan secara selang-seling.

Para ahli sepakat tidak ada seorang pun yang tahu pasti terjadinya ovulasi. Namun sel telur atau oosit hanya bisa hidup tak lebih dari 24 jam, sedangkan sperma bisa mempertahankan kemampuan membuahi selama 2-4 hari.

Lakukan Hal Ini

Dalam buku 'Making A Baby' karya Debra Fulghum Bruce, Ph.D, Samuel Thatcher, M.D. Ph.D, dan Britt Berg, M.S, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk hamil secara alami, yakni:

1. Ikuti Kalender

Kalender masa subur bisa diketahui jika mestruasi berlangsung teratur. Jadi, catatlah kapan keluar haid pertama di setiap siklus menstruasi. Berilah tanda X pada kalender. Lalu hitung mundur 14-16, dan tandai kalender dengan tanda X lagi. Beri tanda rendatang waktu tiga hari sebelum dan 3 hari setelah tanda X yang kedua sebagai contekan kapan melakukan hubungan intim yang berpeluang besar menghasilkan kehamilan.

2. Cek Lendir Serviks

Lendir ini cenderung meningkat selama beberapa hari sebelum ovulasi dan akan berhenti keluar dalam waktu 24 jam setelah ovulasi. Nah, lendir seperti apa yang mengindikasikan waktu paling pas menerima sperma? Yakni lendir yang jernih, licin, dan elastis, mirip putih telur.

Pada saat mendekati ovulasi, lendir ini muncul. Namun setelah ovulasi, lendir mengental dan kehilangan elastisitasnya. Maka itu setiap ke kamar mandi, usaplah v*g*na dengan tisu. Lalu perhatikanlah apakah v*g*na kering, halus, atau seperti ada pelumas. Jika ada lendir yang menempel, rasakanlah teksur dan perhatikan warna serta elastisitasnya.

Jumlah dan konsistensi lendir serviks berada di bawah kendali estrogen. BIasanya semakin banyak estrogen maka semakin banyak lendir yang ada. Jadi lendir normal muncul pada pertengahan siklus menstruasi.

3. Perhatikan Suhu Basal Tubuh (SBT)

Ovulasi biasanya terjadi satu-dua hari setelah titik suhu yang terendah. Nah, pada saat terjadi kenaikan suhu -17,5 hingga -17,2 derajat Celcius, diduga hal itu bukti produksi progesteron. Ingat, baru bukti dugaan.

Apabila terjadi kenaikan suhu tubuh yang nyata, maka disebut anjakan. Di siklus 28 hari, anjakan terjadi di hari ke-13 sampai ke-14. Suhu harus tetap naik sampai tepat sebelum menstruasi berikutnya dimulai. Jika kenaikan suhu berlangsung kurang dari 10 hari, atau terjadi penurunan setelah kenaikan, ini menjadi bukti disfungsi ovarium sehingga kemungkinan tidak ada ovulasi.

Untuk mengukur SBT, Anda bisa menggunakan termometer khusus untuk mengukur suhu basal tubuh di apotek. Untuk memudahkan pengukuran, simpan termometer dan kertas pencatat di samping tempat tidur. Nah, pengukuran SBT bisa dilakukan saat bangun pagi saat Anda bangun tidur.

Penelusuran SBT hanya menunjukkan ovulasi kemungkinan sudah terjadi, dan bukan apakah akan terjadi. Karena itu banyak ahli yang berpendapat tekni ini buruk dilakukan jika ingin memilih waktu berhubungan intim.

4. Gunakan Alat Prediksi Ovulasi

Alat prediksi ovulasi (APO) sangat sensitif dan dapat diandalkan, karena bisa mengukur hormon pelutein (LH) secara akurat. Ovulasi tidak akan terjadi tanpa LH, namun kenaikan LH juga tidak menjamin adanya ovulasi. LH diukur alat ini melalui urine dan darah.

Pada beberapa perempuan, kadar LH dalam darah dan urinenya memang selalu tinggi. Pastikan hal itu pada tes darah di awal siklus, sebab kondisi ini salah satu penyebab kemandulan.

Bila ada perempuan yang mengonsumsi obat untuk menginduksi ovulasi, maka LH akan meningkat. APO akan menunjukkan positif apabila obat sedang dikonsumsi, atau 1-2 hari setelah dihentikan.
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/hal-yang-dapat-anda-lakukan-agar-dapat.html

Cara Lucu Cepat Hamil dan Membuat Anak

Ini dia Cara Lucu Cepat Hamil dan Membuat Anak ???


Ini Hanya Hiburan Semata tanpa maksud apapun dan Semoga Anda Terhibur :D

source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/cara-lucu-cepat-hamil-dan-membuat-anak.html

Selasa, 25 Desember 2012

Posisi Hubungan Intim Agar Cepat Hamil

Posisi Hubungan Intim Agar Cepat Hamil terbaik adalah yang bisa arahkan sel sperma ke jarak terdekat dengan leher rahim - Hubungan intim yang membuahkan kehamilan bagi banyak pasangan suami istri tidaklah sulit. Namun ada juga istri yang mengalami kehamilan tak kunjung datang, meski sudah bercinta tanpa kontrasepsi, karena berbagai alasan.

Dalam beberapa keadaan, memang perlu trik khusus agar pembuahan dapar terjadi. Posisi s*ks terbaik untuk hamil adalah saat sel sperma berada pada jarak terdekat dengan leher rahim.

Ini berhubungan dengan masa hidup sel sperma dan sel telur. Sejak dilepaskan, sebuah sel telur hanya bertahan selama 24 jam, sementara sel sperma bertahan dalam tubuh wanita 3-5 hari.

Meski masih menjadi perdebatan, posisi s*ks diperkirakan memengaruhi kecepatan sperma menjangkau rahim. Pinggul wanita juga diposisikan sedemikian rupa disinyalir mampu menampung sperma selama mungkin.

Bila ingin segera memiliki momongan, pertimbangkan beberapa posisi berikut, seperti dikutip dari Times Of India.

1. Posisi Misionaris

Pria di atas saat hubungan intim disebut posisi terbaik untuk terjadinya kehamilan. Hal ini karena posisi misionaris memungkinkan penetrasi sedalam mungkin, dan sperma makin dekat dengan leher rahim.

2. Angkat Pinggul

Caranya bisa dengan menempatkan bantal di bagian belakang tubuh pasangan wanita. Ini membantu agar leher rahim wanita dapat menampung sebanyak-banyaknya air mani yang dilepaskan pria.

3. Doggy style

Posisi penetrasi dari belakang juga posisi yang direkomendasikan pasangan yang ingin kehamilan terjadi. Dalam posisi ini, sperma keluar paling dekat dengan rahim, sehingga membantu meningkatkan kemungkinan pembuahan.

4. Posisi menyamping

Kemungkinan untuk pembuahan bisa ditingkatkan dengan posisi bercinta dimana pasangan berbaring berdampingan. Posisi ini juga menyebabkan leher rahim terbuka lebar saat penetrasi sel sperma.

5. Orgasme

Walaupun tak berhubungan sama sekali dengan posisi seksual, penelitian menunjukkan wanita yang mengalami orgasme cenderung lebih mudah hamil.

Menurut penelitian, saat orgasme wanita mengalami kontraksi yang mendorong sperma masuk lebih jauh ke dalam leher rahim. Untuk itu, jangan terbebani dengan keharusan agar pasangan wanita hamil, jadikan hubungan intim sebagai media liburan bersama pasangan.

© VIVA.co.id
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/posisi-hubungan-intim-agar-cepat-hamil.html

Tips Agar Seks Lebih Memungkinkan Kehamilan

Tips Agar Seks Lebih Memungkinkan Kehamilan Selain memastikan bahwa Anda tidak melewatkan masa subur Anda untuk melakukan hubungan seks, Anda juga perlu mempertimbangkan hal-hal lain agar peluang kehamilan segera terjadi. Berikut saran dari Dr Donnica Moore, penulis buku Women's Health for Life dan juru bicara The Whittemore Peterson Institute agar aktivitas s*ks Anda lebih produktif:

1. Posisi klasik atau missionary menurutnya paling memberi peluang bagi perempuan untuk hamil.

2. Jangan menggunakan pelumas buatan selama berhubungan seks, karena cairan ini bisa membunuh sperma. Jika v*g*na masih kering, lakukan foreplay lebih dulu dengan santai.

3. Jika Anda bercinta setiap hari selama masa subur, peluang kehamilan akan meningkat menjadi 25 persen. Jika Anda berhubungan intim setiap dua hari, peluangnya 22 persen. Sedangkan jika Anda berhubungan hanya sekali seminggu, peluang kehamilan menurun menjadi 10 persen. Ini semua dengan catatan, kondisi sperma pasangan Anda sangat baik.

4. Pria sebaiknya berejakulasi sedikitnya satu kali setiap hari, meskipun dengan cara masturbasi. Menurut sebuah studi, hal ini akan membuat spermanya tidak rusak karena cenderung lebih segar. Ini pun hanya berlaku bila sperma suami masih baik.

5. Bila Anda baru berhubungan s*ks setelah Anda berovulasi, kehamilan akan sulit terjadi. Menurut penelitian, pasangan yang hamil biasanya bercinta pada hari saat terjadinya ovulasi, atau lima hari menjelang ovulasi.

6. Jangan menunda hubungan s*ks hingga hari terakhir masa subur Anda. Bercinta lah secara teratur sepanjang masa subur untuk membantu Anda mendapatkan periode paling subur.

7. Jangan membasuh v*g*na setelah berhubungan seks. Anda akan menghilangkan cairan serviks yang dibutuhkan sperma untuk mengantarnya ke rahim.

(Dari berbagai sumber)
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/tips-agar-seks-lebih-memungkinkan.html

Ulasan Agar Cepat Hamil : Belum Punya Momongan Meski Sudah Lama Menikah, Gangguan Kesuburan?

Ulasan Agar Cepat Hamil : Belum Punya Momongan Meski Sudah Lama Menikah, Gangguan Kesuburan? Punya momongan atau anak adalah keinginan hampir semua pasangan yang sudah menikah. Tapi ada kalanya pasangan ini belum juga dikaruniai anak meski sudah lama menikah. Apakah tanda ada gangguan kesuburan?

"1 Tahun belum punya anak, dengan syarat hubungan s*ks teratur 2-3 kali dalam seminggu, nggak pakai kontrasepsi dan nggak hamil, sebaiknya periksakan ke dokter," ujar dr Med Damar Prasmusinto, SpOG saat dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (12/12/2012).

Dr Damar menuturkan hal itu bisa jadi ada masalah kesuburan, tapi sekitar 10 persen tidak diketahui masalahnya apa. Dalam hal ini sudah periksa macam-macam tapi tidak ada kelainan dan tidak juga hamil.

"Laki-laki dan perempuan bisa menjadi penyebab gangguan kesuburan, karena itu keduanya harus diperiksa," ujar dokter yang berpraktik di RSCM dan Brawijaya Women & Children Hospital ini.

dr Damar menjelaskan masalah gangguan kesuburan yang dialami oleh pasangan bisa bermacam-macam. Pada perempuan biasanya bisa dari sel telurnya ada atau tidak, adanya gangguan dari hormon, ada masalah di saluran telur yang mampet, ada kelainan pada rahim.

Sedangkan pada laki-laki biasanya dilihat dari spemanya aktif atau tidak, saluran spermanya terhambat atau tidak, serta dilihat juga produksi spermanya apakah normal atau tidak.

Umumnya proses kehamilan terjadi jika sperma dari laki-laki bertemu dengan sel telur yang ada di dalam tubuh perempuan melalui hubungan seks. Biasanya kehamilan lebih mungkin terjadi jika hubungan s*ks dilakukan saat masa subur.

Meski begitu, jika salah satu dari pasangan memiliki gangguan kesuburan, maka proses kehamilan akan menjadi lebih sulit. Hal ini karena masalah tersebut menghambat bertemunya sperma dengan sel telur. Serta bisa juga mengganggu proses implantasi atau menempelnya embrio di dalam rahim.

Untuk itu jika pasangan suami istri sudah mendambakan kehadiran seorang anak di dalam keluarga tapi tidak juga hamil, tak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter agar diketahui apa penyebabnya dan bisa diberikan pengobatan jika ada gangguan agar bisa hamil dan memiliki anak.

sumber detik.com
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/ulasan-agar-cepat-hamil-belum-punya.html

Ulasan Agar Cepat Hamil : Agar Cepat Hamil, Jangan Kegemukan Ataupun Terlalu Kurus

Ulasan Agar Cepat Hamil : Agar Cepat Hamil, Jangan Kegemukan Ataupun Terlalu Kurus Pasangan yang ingin segera mendapatkan momongan sebaiknya harus memperhatikan angka di timbangannya. Berat badan merupakan salah satu faktor yang membuat Anda susah punya anak. Bila ingin cepat hamil, jangan kegemukan ataupun terlalu kurus.

Berat badan ideal adalah salah satu indikasi tubuh sehat. Ini juga merupakan salah satu syarat bagi pasangan yang ingin cepat memiliki keturunan.

"Berat badan itu mempengaruhi fungsi hormonal. Kalau mau hamil jangan terlalu gemuk atau kurus," jelas Dr Ivan R. Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG, CEO Morula Indonesia, saat berbincang dengan detikHealth, ditulis Rabu (12/12/2012).

Menurut dokter ahli bayi tabung ini, kelebihan lemak di tubuh wanita dapat mengganggu keseimbangan hormon testosteron, menyebabkan siklus haid menjadi tidak teratur, tumbuhnya rambut di tempat-tempat tak seharusnya, juga menyebabkan PCOS (Polycystic ovary syndrome), yang semuanya dapat menyebabkan masalah pada kesuburan wanita.

Sedangkan pada pria, kelebihan lemak dapat menyebabkan temperatur di selangkangan menjadi meningkat. Kondisi ini juga akan mempengaruhi suhu testikel yang memproduksi sperma.

Alhasil, pria gemuk akan menghasilkan sperma dengan kuantitas yang lebih sedikit atau sperma berkualitas buruk.

"Pada pria gemuk, buah zakarnya akan pelan memproduksi sperma atau kualitas spermanya jelek," tegas dokter kelahiran Jakarta, 9 Mei 1972 ini.

Tak hanya kegemukan, Dr Ivan menuturkan bahwa terlalu kurus juga dapat menghambat kesuburan dan menyulitkan pasangan memiliki anak.

Pada kasus gangguan makan anoreksia dan bulimia misalnya, tubuh yang terlalu kurus akan membuat siklus haid wanita menjadi tidak teratur, yang pada akhirnya akan mengganggu hormon dan mempengaruhi peluang kehamilan.

"Siklus haid (yang teratur) memerlukan tubuh yang prima. Jadi tidak terlalu gemuk atau kurus," jelas Dr Ivan.

sumber detik.com
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/ulasan-agar-cepat-hamil-agar-cepat.html

Syarat Sperma Sehat Agar Pasangan Cepat Hamil

Syarat Sperma Sehat Agar Pasangan Cepat Hamil - Zaman dulu, seorang laki-laki dianggap jantan jika berhasil memiliki banyak anak. 'Tokcer', begitulah sebutan bagi laki-laki yang rajin menambah jumlah anggota keluarganya. Tentunya rahasia di balik kejantanan bapak-bapak ini adalah sperma yang sehat dan berkualitas. Apa saja sih syarat-syarat sperma yang sehat itu?

"Ada batas minimal jumlahnya agar dapat membuahi sel telur. Maka untuk mengetahui sehat tidaknya sperma harus lewat pemeriksaan laboratorium. Secara kasat mata, kalau warnanya hijau, itu pertanda adanya infeksi," kata dr Ponco Birowo, spesialis urologi dari RSCM kepada detikHealth seperti ditulis, Rabu (12/12/2012).

Dr Ponco memaparkan syarat-syarat sperma yang sehat itu antara lain:

1. Minimal terkandung 15 juta sel sperma dalam 1 cc air mani
2. Sebanyak 40 - 50 persen sel spermnya harus aktif bergerak
3. Sperma yang memiliki bentuk normal, yaitu memiliki kepala oval dan ekor lengkap minimal sebanyak 4 persen dari keseluruhan sperma

"Untuk menjaga kesehatan sperma, perlu diperhatikan gaya hidupnya, jangan merokok, jangan memakai celana dalam yang terlalu ketat serta jangan memangku laptop," kata dr Ponco.
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/syarat-sperma-sehat-agar-pasangan-cepat.html

Senin, 24 Desember 2012

Wanita Makin Seksi Saat Masa Subur

Wanita Makin Seksi Saat Masa Subur - Pria melihat wanita menjadi lebih menarik saat mendekati masa subur. Apa yang membuat wanita jadi tampak semakin seksi menjelang ovulasi? Ini hasil riset terbaru mengenai masa subur wanita.

Riset dilakukan oleh para peneliti dari tiga universitas yaitu Pennsylvania State University, University of Missouri dan University of Sterling, Skotlandia. Dalam riset yang dimuat di journal Hormones and Behavior itu terungkap, tingkat keseksian wanita meningkat menjelang masa subur karena adanya perubahan hormonal yang berdampak pada perubahan suara dan wajah.

Dalam penelitian tersebut, peneliti melibatkan 202 wanita yang diambil foto wajahnya dan merekam suara mereka saat bicara. Dua langkah itu dilakukan ketika wanita sedang datang bulan. Di waktu yang sama, tim peneliti juga mengambil contoh air liur responden untuk mengukur jumlah hormon.

Setelah itu, peneliti meminta 500 pria memberikan penilaian keseksian wanita berdasarkan foto wajah dan rekaman suaranya. Hasilnya, menurut para pria wajah dan suara wanita menjadi lebih menarik ketika level hormon progesterone menurun dan estrogen meningkat.

"Satu-satunya waktu ketika level estrogen meningkat dan progesteron menurun secara bersamaan adalah di masa mendekati ovulasi ketika kesuburan sedang mencapai puncaknya," ujar pimpinan penelitian itu, David Puts yang merupakan asisten profesor antropologi di Pennsylvania State University, seperti dikutip Huffington Post.

Dalam riset tersebut, peneliti juga meminta 500 wanita untuk mengukur tingkat keseksian 202 responden sepanjang menstruasi berlangsung. 500 wanita itu memberikan nilai pada foto wajah dan rekaman suara berdasarkan dua ukuran: seberapa menggoda dan seberapa seksi untuk pria. Hasilnya, 500 wanita tersebut memberikan nilai tinggi pada dua alat ukur tersebut ketika responden berada pada masa paling subur.

"Kami mempelajari bahwa suara dan wajah wanita berubah selama siklus menstruasi. Dan baik pria maupun wanita melihat hal ini sebagai sebuah daya tarik," tutur Puts lagi.

Menurut Puts lagi, sebenarnya perubahan hormonal wanita tidak mempengaruhi suara. Perubahan tersebut justru berdampak pada pandangan mengenai keseksian. Pandangan itulah yang mempengaruhi orang untuk menilai apakah suara tersebut menarik atau tidak.

Sedangkan untuk perubahan wajah selama menstruasi, perubahan hormon memang ada pengaruhnya bisa membuat wajah menjadi lebih menarik atau tidak. "Bisa ada perubahan aliran darah sehingga berdampak pada perubahan warna wajah, jerawat atau pembengkakan," ujarnya.


source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/wanita-makin-seksi-saat-masa-subur.html

Usia yang Aman Merencanakan Kehamilan

Berita Terkini Terbaru - Usia yang Aman Merencanakan Kehamilan - Berita hot hari iniUsia yang Aman Merencanakan Kehamilan - Umembentuk keluarga sakinah dan melahirkan anak-anak yang sehat, adalah dambaan setiap pasutri. Tapi, berapah usia yang pas untuk merencanakan kehamilan?

Boy Abidin SpOG, spesialis kebidanan & penyakit kandungan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta menyebutkan usia 20 sampai 35 tahun sebagai usia yang aman untuk melahirkan.

"Saat umur 35 tahun, kesuburan wanita sudah mulai menurun. Bisa mengakibatkan resiko cacat pada anak," katanya dalam talk show dengan tema Healthy & Happy Family", Sabtu (24/9) di Chatter Box, Cilandak Town Square.

Dalam acara yang terselenggara atas kerjasama majalah Parents dan alat kontrasepsi KB Andalan ini, ia mengingatkan bahwa wanita memiliki batasan usia untuk hamil agar ibu dan anak sehat.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung ini menyarankan agar kehamilan dapat diatur sedari awal pernikahan.
"Untuk mengatur kelahiran, bisa menggunakan alat kontrasepsi, tapi disesuaikan dengan kebutuhan. Masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan," katanya.

Pemakaian alat kontrasepsi ini hendaknya dipahami dengan baik tentang cara penggunaan dan risikonya. Agar lebih aman, dikonsultasikan dengan dokter.
source http://hamiltips.blogspot.com/2012/12/usia-yang-aman-merencanakan-kehamilan.html